Materi SAP PM (Gratis)

Uncategorized
Wishlist Share

About Course

Di SAP, SAP PM (Plant Maintenance) adalah modul yang dirancang khusus untuk mengelola perawatan, pemeliharaan, dan perbaikan fasilitas fisik serta aset perusahaan.

 

Aset ini bisa berupa mesin produksi, bangunan, alat berat, kendaraan operasional, hingga pipa pabrik.

 

Tujuan utama SAP PM adalah menjaga agar seluruh aset pabrik/perusahaan selalu dalam kondisi prima, mencegah kerusakan mendadak (downtime), dan menekan biaya pemeliharaan.

 

Fungsi Utama SAP PM

Pemeliharaan Korektif (Corrective Maintenance):
Mengelola perbaikan secara langsung saat terjadi kerusakan tidak terduga pada mesin atau fasilitas.

 

Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance):
Menyusun jadwal perawatan rutin berbasis waktu (misal: servis bulanan) atau berbasis performa (misal: servis setiap mesin berjalan 100 jam) untuk mencegah kerusakan.

 

Manajemen Inspeksi & Keselamatan (Inspection & Safety):
Mencatat kondisi dan pemeriksaan rutin instrumen untuk memastikan operasional mematuhi standar keselamatan kerja.

 

Tiga Pilar Data Utama di SAP PM
Untuk menjalankan proses bisnisnya, SAP PM mengandalkan struktur data dasar (Master Data):

Functional Location: Tempat atau lokasi teknis di mana suatu mesin dipasang (misal: PABRIK-01 > LINI-A > AREA-POTONG).

Equipment: Objek fisik atau mesin yang dipasang di Functional Location dan butuh dirawat secara individual (misal: Mesin Pemotong Kain A-01).

Bill of Materials (BOM) PM: Daftar komponen atau spare part yang dibutuhkan oleh suatu mesin.

 

Alur Kerja Umum (Maintenance Cycle)
[1. Notification] ──> [2. Work Order] ──> [3. Execution & Material] ──> [4. Completion & Costing]

Maintenance Notification (IW21): Laporan awal saat ada indikasi kerusakan atau kebutuhan servis dari lapangan.

 

Maintenance Order (IW31): Perintah kerja resmi yang memuat instruksi pengerjaan, siapa teknisinya, berapa lama estimasinya, dan spare part apa saja yang dibutuhkan.

 

Execution & Material Issue: Teknisian mengambil spare part dari gudang (terintegrasi ke modul SAP MM – Materials Management) lalu melakukan pengerjaan.

 

Technical Completion (TECO) & Settlement: Pengerjaan dinyatakan selesai, waktu teknisi dicatat, dan seluruh biaya perbaikan dialokasikan ke modul SAP CO (Controlling) / Cost Center terkait.

Show More

Course Content

Work Center
Di SAP (khususnya pada modul PP - Production Planning dan PM - Plant Maintenance), Work Center (Pusat Kerja) adalah objek data yang mewakili lokasi atau unit fisik di mana suatu proses manufaktur, perawatan, atau pengerjaan dilakukan. Work Center bisa berupa satu mesin, sekelompok mesin, satu orang pekerja, sekelompok pekerja, atau seluruh lini produksi.

Student Ratings & Reviews

No Review Yet
No Review Yet